Minggu, 27 Januari 2013

Kekuatan untuk Bertindak

George Danzing adalah seorang mahasiswa di salah satu Universitas, kala itu ia terlambat untuk datang pada mata kuliah matematika. Ia memasuki kelas namun ternyata teman-temannya sudah bubar. 


Kemudian, George melihat ada 2 buah soal pada papan tulis di depan ruangan kelas itu. Ia berfikir bahwa itu pasti adalah PR yang baru diberikan profesornya. Sehingga dia mencatat pada bukunya dan membawanya ke rumah.

Berhari-hari dia mencoba untuk menyelesaikan PR tersebut, berbagai cara ia coba.

Mungkin ia berfikir 'Tidak biasanya dosen memberikan tugas demikian sulitnya, tetapi pasti ada jawabannya. Pasti ada'.

Pada akhirnya, ia berhasil mengerjakan soal nomer 1. Karena ia mengira itu adalah PR sehingga ia mengumpulkan tugas tersebut pada profesornya dan meletakan di ruang kerja profesor tersebut.

Ketika siang hari, dia di cari oleh sang profesor tersebut. Sang profesor bertanya bagaimana dia bisa menyelesaikan soal tersebut?

George menjelaskan bahwa ketika itu dia terlambat mengikuti mata kuliahnya dan dia kemudian melihat 2 soal itu dipapan tulis dan menganggap bahwa itu (mungkin) adalah PR.

Anda tahu jawaban dari sang profesor?

Soal itu ditulis sang profesor ketika sedang menjelaskan tentang 2 buah soal tersulit di mukabumi ini. Dan hingga kelasnya berakhir pada saat itu, tidak ada satupun yang bisa memecahkannya!

Berarti, kalau saja saat itu George mengikuti mata kuliah tersebut, mungkin saat itu ia berfikir bahwa itu memang soal tersulit dan berfikir bahwa memang tak seorangpun dapat menyelesaikannya. Mungkin saja ia bisa teracuni oleh kata-kata profesornya tetang sulitnya soal itu.

Saat ini ia menjadi profesor terkenal di Stanford University, dialah pemecah soal tersulit, dan dia memecahkan ketika dia memang tidak tahu bahwa yang dikerjakannya adalah soal tersulit yang pernah ada.
Pesan Moral: 
Sesuatu hal / masalah akan terasa sulit apabila kita menganggap sulit, maka alangkah baiknya kita memulai sesuatu tanpa anggapan sulit, karena sesungguhnya hal sulit hanyalah sebuah anggapan. 
Katakan BISA, untuk suatu hal apa-pun!! 
Karena dengan ucapan BISA, akan menambah kekuatan untuk bertindak!!
Post By Peluang Usaha
Read more >>

Secangkir Kopi


Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu. Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, sang guru segera ke dapur mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda. Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik biasa seperti kita jumpai di pasar. Guru tersebut menyuruh para alumni mengambil cangkir dan mengisinya dengan kopi.

Setelah masing-masing alumni mengisi cangkir-cangkirnya dengan kopi, sang guru pun berkata "Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir yang bagus dan kini yang tersisa hanyalah cangkir yang murah dan tidak menarik."

Ia melanjutkan "Memilih hal yang terbaik adalah wajar dan manusiawi. Namun masalahnya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus perasaan kalian terganggu. Kalian secara otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain dan mulai membandingkannya. Pikiran kalian fokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya."

"Hidup kita seperti kopi dalam analogi tersebut diatas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yang kita miliki" kata sang guru.

Para alumni itu tercenung, dalam hati mengatakan "itulah mengapa mereka perlu jauh-jauh datang reuni dan menemui guru mereka yang bersahaja namun kaya makna itu."
Pesan Moral: 
Kualitas hidup kita ditentukan oleh 'apa yang ada di dalam' bukan 'apa yang kelihatan dari luar'.
Post by Peluang Usaha
Read more >>

Sukses

Read more >>

Percalah Terhadap Diri Sendiri

Read more >>

Jalani Sesuai KeyakinanMu

Read more >>

Awali Harimu dengan Senyuman

Read more >>