Kamis, 17 Januari 2013

Tak Ada Rahasia untuk Menggapai Sukses

Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan.

Read more >>

Rabu, 16 Januari 2013

Jangan Takut Gagal

Yang bisa kita pelajari dari seorang balita adalah tak peduli berapakali dia terjatuh, tapi dia selalu bersemangat untuk bangkit kembali.

Read more >>

Orang Bodoh Bisa Menjadi Bos dari Orang Pintar

Read more >>

Arloji yang Hilang



Pada suatu hari ada seorang tukang kayu yang sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu.

Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.

Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan.

Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.

Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut.

Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.
"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini?" tanya si tukang kayu. 
"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada" jawab anak itu.


Pesan Moral: 

Keheningan adalah pekerjaan yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. 

Ada baiknya kita menenangkan sejenak diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi permasalahan. Karena dalam keadaan yang tenang akan timbul kekuatanmu.

Post by Peluang Usaha
Read more >>

Selasa, 15 Januari 2013

Nangka Serasa Bukan Nangka

dapet rejeki buah nangka dari tetangga,, tapi kenapa 'sepo' gak ada rasanya :(
rejeki makan nangka tetapi gak berasa nangka :(

Read more >>

Berhasil

Read more >>

Motivasi 1 Menit

Read more >>

Lakukan Segera

Jangan menunda sebuah pekerjaan, lebih baik menyesali apa yang kamu kerjakan, daripada menyesali apa yang tidak pernah kamu kerjakan.



Read more >>

Senin, 14 Januari 2013

Mengevaluasi Diri



Pada suatu hari ada Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin.

Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya tujuh digit angka.

Si pemilik toko mengamati-amati tingkah bocah ini dan menguping percakapan teleponnya.
Bocah: "Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu?" 
Ibu (di ujung telepon sebelah sana): "Saya sudah punya orang untuk mengerjakannya." 
Bocah: "Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu." 
Ibu: "Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu." 
Bocah (dengan sedikit memaksa): "Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar Ibu dan saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan jadi yang tercantik di antara rumah-rumah yang berada di kompleks perumahan ibu." 
Ibu: "Tidak, terima kasih."
Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon.

Si pemilik toko, yang dari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu.
Pemilik Toko: "Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu dan aku ingin menawarkanmu pekerjaan." 
Bocah: "Tidak. Terimakasih." 
Pemilik Toko: "Tapi tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan pekerjaan." 
Bocah: "Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah bagus. Sayalah yang bekerja untuk Ibu tadi!!" 
Pesan Moral: 
Sebaiknya kita mengevaluasi tentang apa yang kita kerjakan pada tahun 2012 untuk memastikan kualitas yang lebih baik pada tahun 2013. WAKTU seperti sungai, kita tidak bisa menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya, karena air yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah KEMBALI. Semoga cerita diatas dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci.
Post by Peluang Usaha
Read more >>

Gratis Sepanjang Masa



Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya.

Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:
  • Untuk memotong rumput Rp. 5000
  • Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000
  • Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000
  • Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000
  • Untuk membuang sampah Rp. 1000
  • Untuk nilai yang bagus Rp. 3000
  • Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000
  • Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:
  • Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis
  • Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis
  • Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis
  • Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendoakan kamu, gratis
  • Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis
  • Anakku... kalau kamu menjumlahkan semuanya, Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS!
Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata: "Bu, aku sayang sekali sama ibu."

Ia kemudian mendekap ibunya. Sang ibu tersenyum sambil mencium rambut buah hatinya, "Ibupun sayang kamu nak" kata sang ibu.

Kemudian sang anak mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar sambil diperhatikan sang ibu: "LUNAS!"
Pesan Moral: 
Seberapapun jasa yang telah kita berikan kepada ibu, Seberapapun uang yang kita berikan kepada ibu, atau seberapapun liter keringat kerja yang kita kumpulkan untuk ibu, tidak akan dapat menggantikan kasih sayang seorang ibu. Kasih ibu sepanjang masa.
Post by Peluang Usaha
Read more >>