
Jumat, 08 Maret 2013
Kamis, 07 Maret 2013
Menambah Rejeki
Dear Sahabatku yang baik hati...
Ada Tips jitu untuk nambah rejeki dan mudah-mudahan bisa dijadikan pedoman untuk kehidupan lebih baik.
- BERDOA, Sudah bukan rahasia lagi, kalo tidak ada manusia yang tidak mau berdoa semua pasti pernah berdoa, nah kalau sahabat-sahabat pengen nambah rejeki jangan bosan-bosan doa ya. Yang maha kuasa tahu kalau kalian menginginkan rejeki yang banyak hehehe... (memasrahkan diri pada yang Maha Kuasa, bahwa semua rejeki itu datang dari Dia).
- Silaturahmi, Silahturahmi itu suatu hal yang menyenangkan, dan ini penting sekali untuk selalu kita terapkan. Pernah nggak ngerasa kalo kita kumpul-kumpul pasti ada saja informasi yang terlewatkan dan disitulah fungsinya silaturahmi. Selain kita bahagia bertemu kawan-kawan atau saudara kita bisa juga membangun jaringan disitu.
- Sedekah, Dalam hidup ini satu hal yang paling tidak disukai orang itu, Orang pelit gan. Nah, yuk sama-sama kita bersedekah semampu dan seikhlas kita karena sedekah itu membuka pintu rejeki orang-orang yang paling kaya sedunia pun tahu akan hal ini, maka mereka mengadakan charity (amal), buat yayasan (foundation), dll. Contohnya tuh klub-klub bola kya pasti punya foundation untuk orang-orang kurang upaya (OKU)
- Berbuat Baik, Berbuat baik memang harus kita tanamkan selalu dalam diri kita, jangan pernah menyesal saat perbuatan baikmu disalah gunakan oleh orang lain, karena Allah sangat cinta orang-orang yang berbuat baik, dan insya allah akan diberikan ganjaran yang berarti di akhirat kelak. Berbuat baik juga sebagian dari pembentukan image, membuat kamu-kamu menjadi orang kepercayaan, idola, andalan, dll. Sehingga pintu rejeki terbuka dengan sendirinya.
- Berdagang, Sembilan dari 10 pintu rejeki ada di perdagangan, jadi jika ada kesempatan berdagang berdagang saja, walaupun dimulai dari usaha kecil, suatu saat jika kita bersyukur, akan menjadi besar.
- Bersyukur, Orang yang bisa mensyukuri nikmat yang diberikan tuhannya pasti hidup nggak ada beban, dan yang maha kuasa akan menambah rejekinya lagi, bersyukur juga baik untuk menghilangkan stress, nggak takut mencoba, dan membuat mental kita menjadi sehat walafiatt.
- Kerja keras, Terus bekerja keras dan pantang menyerah juga jangan pernah mengeluh dengan keadaan walaupun saat sekarang sedang mengalami kesulitan apapun, karena sesungguhnya hidup adalah anugrah terindah yang diberikan Tuhan kepada kita, jadi jangan kita sia-siakan yang sudah diberkahkan kepada kita.
Nah, jika muncul pertanyaan... Kalo kita aja kurang, gimana kita mau sedekah??
Sahabat... Sedekah tidak harus tunggu kita berlebihan dulu, tapi semua itu dari keihklasan hati kita, sedekah juga tidak hanya melalui harta tapi juga bisa berupa tindakan, bantuan, nasehat dll.
RANK 1: orang yang kekurangan tapi suka memberi sedekah (TIDAK WAJAR alias MULIA)
RANK 2: orang yang berlebihan tapi suka memberi sedekah (WAJAR)
RANK 3: orang yang kekurangan tapi tidak suka memberi sedekah (WAJAR)
RANK 4: orang yang berlebihan tapi tidak suka memberi sedekah (TIDAK WAJAR alias KURANG AJAR)
Post By Peluang Usaha
Lejitkan Potensimu, dengan Fokus pada Kelebihan Diri
Ada seorang mahasiswa yang sangat berprestasi dalam bidang akademis, nilai-nilainya selalu bagus karena memang Ia dianugerahi kecerdasan dan ketekunan dalam belajar. Tetapi di sisi lain ia kurang begitu mahir dalam bermain basket, olahraga yang paling popular di sekolahnya. Akhirnya ia terobsesi untuk menjadi seorang pemain basket dengan latihan keras dan ikut sekolah klub basket. Dengan usaha yang luar biasa, ia pun tetap belum berhasil menandingi kehebatan pemain basket di sekolahnya. Ia hanya menjadi orang rata-rata dalam permainan basket.
Kisah lain, ada seorang pemain musik yang jago banget maen drum. Ia sudah mengikuti berbagai kompetisi dan menjuarai berbagai kompetisi drum di kotanya. Setelah menguasai seluruh teknik bermain drum dengan bagus, ia teobsesi juga untuk menjadi seorang pemain bass. Dengan segala usaha latihan yang keras selama bertahun-tahun dan belajar dari temannya yang ahli, akhirnya pemain drum tadi sedikit kecewa karena ternyata permainan bass nya belum bisa menandingi pemain bass lain yang sudah terkenal.
Cerita lain seorang artis yang sukses dan sudah lama berkecimpung dalam dunia akting, ingin melebarkan sayapnya dengan merambah dunia tarik suara. Dengan modal keberanian dan suara yang agak bagus, ia menyewa pelatih nyanyi privat untuk mengajarinya teknik bernyayi yang paling bagus. Setelah sekian lama berlatih keras, akhirnya ia memutuskan untuk menerbitkan sebuah album bekerja sama dengan pencipta lagu. Setelah album terbit, artis tadi harus menahan kecewa karena hasil penjualan album kurang memuaskan, karena memang konsumen musik sudah bisa membedakan mana lagu yang berkualitas dan mana yang tidak.
Pesan Moral:
Tuhan menciptakan manusia sudah ditentukan kadar rezekinya masing-masing. Ada orang yang ditetapkan rezekinya di bidang perdagangan, ada orang yang rezekinya dari bidang industri kerajinan, ada orang yang sudah ditetapkan rezekinya dari olahraga, musik dan lain sebagainya. Intinya Tuhan telah memberi senjata pada manusia yang berbeda dengan lainnya, tinggal manusia yang mengembangkannya. Senjata itu adalah bakat atau kelebihan diri yang sangat unik.
Post By Peluang Usaha
Rabu, 06 Maret 2013
Memilih Peluang Usaha
Punya banyak ide justru kadang membuat kita makin pusing. Begitu pula dengan memilih peluang usaha. Benar nggak?
Sore ini, wira ingin sharing tahap-tahap bagaimana Tips Memilih Peluang Usaha, disimak yaa...
- Tentukan tujuanmu. Kita akan susah memutuskan sebuah action apabila kita tidak mengetahui untuk apa kita melakukannya. Tanpa tujuan yang jelas, kita pun akan bingung saat memilih peluang usaha yang kita inginkan. Tetapkan terlebih dahulu tujuanmu.
- Lengkapi tujuan tadi dengan target waktu yang dapat kamu ukur. Dalam waktu 2 tahun ingin apa, 3 tahun ingin sudah berada dimana, dst.
- Tentukan harapan itu dalam satu paket impian yang ingin kita wujudkan, kemudian jadikan impian itu sebagai alasan kita berusaha.
- Kalau sudah ada tujuannya, saring gagasan yang berada dalam jangkauan kemampuanmu. Kumpulkan beberapa opsi. Pastikan gagasan yang dipilih adalah yang benar-benar menghasilkan ya sahabat. Jangan ragu untuk mengeliminasi ide.
- Bikin daftar gagasan peluang usahamu itu dalam satu kertas, dan tentukan prioritas pilihanmu.
- Pilih gagasan yang paling kamu sukai. Semakin kamu menyukai, kamu akan semakin bersemangat menjalankannya.
- Terakhir, jalankan kakimu untuk memulainya. Jangan ragu-ragu lagi ya sahabat! :)
Yuk segera mulai pilih peluang usahamu.
Post By Wirausaha Muda Mandiri
Kebahagiaan yang Menular
Tadi pagi, seorang pemuda berangkat kerja. Ia memanggil taksi dan naik sambil menyapa sopir taksi itu terlebih dahulu.
"Selamat pagi, Pak," katanya sambil tersenyum.
"Pagi yang cerah ya??" lalu ia bersenandung kecil.
Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya :) Dengan senang hati, ia melajukan taksinya. Sesampainya di tempat tujuan, pemuda itu membayar dengan selembar Rp 20.000, untuk argo yang hampir Rp 15.000.
"Kembaliannya buat Bapak saja. Selamat bekerja, ya Pak," kata pemuda itu sambil tersenyum.
"Terima kasih," jawab sopir taksi itu dengan penuh syukur.
"Wah... aku bisa sarapan dulu nih," pikir sopir taksi itu.
Dan ia pun menuju ke sebuah warung.
"Biasa, Pak??" tanya si mbok pemilik warung.
"Iya biasa, nasi sayur. Tapi untuk hari ini tambahkan sepotong ayam," jawab pak sopir dengan tersenyum.
Setelah selesai makan, ketika membayar nasi, ditambahkannya Rp 1000, "Buat jajan anaknya si mbok," begitu katanya.
Dan dengan tambahan uang jajan seribu rupiah, pagi itu anak si mbok berangkat ke sekolah dengan senyum lebih lebar. Ia bisa membeli dua buah roti pagi ini. Dan satu roti, diberikannya pada temannya yang tidak bawa bekal.
Begitulah, cerita bisa berlanjut. Bergulir... seperti 'bola salju'.
Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu. Begitu juga keluarga si mbok. Teman-teman si anak. Keluarga mereka. Semua tertular kebahagiaan.!! :)
Pesan Moral:
Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja di sekitar kita. Bisa menerima adalah berkah. Namun bisa memberi adalah anugerah. Tidak ada kata terlambat, mari mulai berbagi kebaikan dan kebahagiaan.Mari kita mulai dari saat Ini.!!
Post By Peluang Usaha
Menyelesaikan Masalah
Suatu hari di dalam kelas sebuah sekolah, di tengah-tengah pelajaran, seorang guru memberi sebuah pertanyaan kepada murid-muridnya, "Anak-anak, andaikan suatu hari kita berjalan-jalan di alam terbuka. Kemudian di depan kita terbentang sebuah sungai kecil. Walaupun tidak terlalu lebar tetapi airnya sangat keruh sehingga tidak diketahui berapa dalam sungai tersebut. Sedangkan satu-satunya jembatan yang ada untuk menyeberangi sungai, tampak di kejauhan berjarak kira-kira setengah kilometer dari tempat kita berdiri."
"Pertanyaan Bapak adalah, apa yang akan kalian perbuat untuk menyeberangi sungai tersebut dengan cepat dan selamat? Pikirkan baik-baik, jangan sembarangan menjawab. Jawablah dengan memberi alasan kenapa kalian memilih jalan itu. Tuliskan jawaban kalian di selembar kertas. Kita akan diskusikan setelah ini."
Seisi kelas segera ramai, masing-masing anak memberi jawaban yang beragam. Setelah beberapa saat menunggu murid-murid menjawab di kertas, sang guru segera mengumpulkan kertas dan mulailah acara diskusi.
Ada sekelompok anak pemberani yang menjawab, "Kumpulkan tenaga dan keberanian, ambil ancang-ancang dan lompat ke seberang sungai!"
Ada yang menjawab, "Kami akan langsung terjun ke sungai dan berenang sampai ke seberang."
Kelompok yang lain menjawab, "Kami akan mencari sebatang tongkat panjang untuk membantu menyeberang dengan tenaga lontaran dari tongkat tersebut."
Dan ada pula yang menjawab. "Saya akan berlari secepatnya ke jembatan dan menyeberangi sungai. Walaupun agak lama karena jarak yang cukup jauh, tetapi lari dan menyeberang melalui jembatan adalah yang paling aman."
Setelah mendengar semua jawaban anak-anak, pak guru berkata, "Bagus sekali jawaban kalian. Yang menjawab melompat ke seberang, berarti kalian mempunyai semangat berani mencoba. Yang menjawab turun ke air berarti kalian mengutamakan praktik. Yang memakai tongkat berarti kalian pintar memakai unsur dari luar untuk sampai ke tujuan. Sedangkan yang berlari ke jembatan untuk menyeberang berarti kalian lebih mengutamakan keamanan."
"Bapak senang kalian memiliki alasan yang positif dan baik dalam memberi jawaban yang bapak ajukan. Itu menunjukkan bahwa setiap orang punya cara yang berbeda-beda dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi. Oleh karena itu, jangan takut pada masalah-masalah yang muncul di hadapan kalian. Asalkan kalian mau berusaha dengan keras, tahu dengan jelas target yang hendak dicapai, pasti tujuan kalian akan terwujud!"
"Pesan bapak, mulai dari sekarang dan sampai kapanpun, kalian harus lebih rajin belajar dan berani menghadapi setiap masalah yang muncul, sehingga kalian akan kaya pengalaman dan tentunya kaya mental."
Pesan Moral:
Dalam hidup, kita semua sebagai manusia selalu mempunyai masalah yang harus dihadapi. Selama kita tidak melarikan diri dari masalah, dan sadar bahwa semua masalah dan rintangan itu harus diatasi, melalui pola pikir dan cara-cara yang positif serta keberanian kita menghadapi semua itu, tentu hasilnya akan maksimal.
Hanya dengan action dan belajar, belajar dan action lagi, manusia baru bisa mencapai pertumbuhan mental yang sehat dan dapat merealisasikan keberhasilan seperti yang kita idam-idamkan!!
Post By Peluang Usaha
Kecerdasan Berpikir
Dikisahkan, Seekor singa jatuh cinta pada putri seorang pemburu.
Saat meminang, si pemburu bilang, "Gigimu terlalu runcing, tidak cocok dengan anakku!"
Singa pun pergi mencabutkan giginya.
Saat kembali lagi untuk meminang, si pemburu dengan nada keberatan berkata, "Belum bisa... Kukumu terlalu panjang, kasihan anakku tidak bisa menerima belaianmu..."
Singa pun bergegas mencabut kukunya.
Setelah itu, si pemburu dengan tegas menolak pinangan singa dan singa pun tidak berkutik karena tidak lagi mempunyai kekuatan.
Pesan Moral:
Sekuat dan setajam apa pun 'gigi' dan 'kuku', ternyata Kekuatan Pikiran / Kecerdasan Berpikir bisa mengalahkannya!!
Post By Peluang Usaha
Selasa, 05 Maret 2013
Makna Kebahagiaan Sejati
Banyak orang berkata, Aku bahagia bila aku memiliki uang 10 Milyar, Aku bahagia bila aku mempunyai rumah gedung besar berlantai lima, Aku bahagia bila aku memiliki mobil mewah. Dan masih banyak lagi contoh bahagia bila memiliki sesuatu yang mahal harganya.
Benarkah ukuran bahagia diukur dari jumlah materi yang dimiliki??
Banyak kita jumpai orang kaya raya tapi tidak bahagia atau bahkan bunuh diri. Sebaliknya banyak kita melihat orang yang sederhana hidupnya tapi bahagia dan penuh suka cita.
Apa sebabnya?? Apa rahasianya bahagia??
Kebahagiaan adalah:
Remember, happiness doesn't depend upon who you are or what you have, it depends solely on what you think - Dale Carnegie
Ingat, kebahagiaan tidak tergantung pada siapa Anda atau apa yang Anda miliki, itu semata-mata tergantung pada apa yang Anda pikirkan
Story
Banyak orang mengeluh atas hidupnya setelah melihat orang lain lebih sukses atas dirinya. Seorang pengendara motor mengeluh mengendarai motornya kalau melihat mobil mewah melintas di depannya. Sebuah keluarga iri kalau melihat tetangganya liburan ke luar negeri. Seorang manajer iri melihat rekan sejawatnya yang sudah berhasil.
Keluhan terlontar karena kita terus-menerus berupaya membandingkan diri dengan orang lain.
Ketika seseorang tidak dapat mensyukuri apa yang ada dalam hidupnya dan terus-menerus melihat kebahagiaan orang lain, ia tidak akan dapat menciptakan kebahagiaannya.
Kebahagiaan tidak terletak pada kondisi kita, tapi pada apa yang kita ciptakan dalam pikiran kita. Jika keluhan, protes, dan tidak bersyukur yang selalu muncul dipikiran kita, apapun kondisi kita pasti tidak akan bahagia.
Mengapa orang yang hidup sederhana bisa bahagia?? Dan mengapa orang yang hidup berlimpah masih tidak bahagia??
Karena mereka menciptakan pola salah di pikirannya. Ingat, kekayaan tidak menjamin kebahagiaan, jika kita belum membenahi pola pikir. Hati yang ikhlas dan penuh syukur yang dapat membawa pada kebahagiaan sejati.
Apa Makna Kebahagiaan Menurut Anda??
Salam terkasih... Dari Sahabat untuk Sahabat.
Post By Peluang Usaha
Senin, 04 Maret 2013
Polisi yang Menilang Sahabatnya
Priiiiit.........!!
Prittttt.........!!
"Tolong tunjukkan SIM nya!!" Kata polantas.
Dengan wajah kesal si pengemudi berkata "Maaf pak, saya tau salah menerobos lampu merah, tapi tolong pak jangan ditilang, saya buru-buru karena anak saya sedang merayakan Ulang-Tahun."
Sambil cemas pengemudi yang bernama Ari itu menatapi wajah polisi tersebut, yang ternyata adalah teman SMA, "Lho... kau kan si Tono, kita teman SMA dulu!" sambut Ari dgn nada lega.
Tapi Tono si Polisi tersebut hanya senyum sambil tetap bersikukuh meminta SIM si Ari.
Dengan wajah kecewa Ari pun memberikan SIM nya kemudian langsung masuk kedalam mobilnya dan menutup kaca pintunya rapat-rapat. Sementara Tono menulis sesuatu dikertas tilangnya.
Beberapa saat kemudian, Tono mengetuk kaca pintu mobil Ari sambil memandangi wajah Tono penuh kecewa, Ari pun membuka kaca pintu mobilnya hanya sedikit saja, maksudnya hanya cukup untuk selipkan kertas tilang saja. Tono pun memberikan kertas lewat kaca yang terbuka hanya sekitar 2 cm itu lalu pergi tanpa kata.
Sambil menggerutu, kesal, Ari mmbuka kertas tersebut, Tapi.. "Hei, apa ini? Kenapa SIM saya dikembalikan? Dan ini kertas apa?" gumam Ari.
Segera Ari membuka kertas pemberian Tono tersebut dan ternyata Tono tidak menilangnya, tapi justru menulis surat yang isinya:
Hai Ari, kau tau ga, dulu saya punya anak satu-satunya yang meninggal ditabrak oleh Penerobos Lampu Merah. Pengemudinya dihukum 3 bulan, setelah bebas ia dapat berkumpul dan memeluk anaknya lagi. Sementara saya, saya tidak dapat melihat apalagi memeluk anak saya lagi. Beribu kali saya mencoba untuk memaafkan si Pengemudi itu tapi tidak bisa. Maafkan saya Ari, kau hati-hati dijalan, titip salam buat keluargamu dan selamat ulang tahun buat anakmu!!
Langsung saja Ari pun keluar dari mobilnya hendak menjumpai Tono, tapi Tono sudah tidak ada di Pos nya. Sepanjang jalan mengemudi, perasaan hati Ari tak tentu arah, ia berharap kesalahannya dapat termaafkan.
Pesan Moral:
Tak selamanya pengertian kita sama denga pengertian orang lain. Terkadang suka kita justru duka buat orang lain.
Selamat berkendara dengan santun, Utamakan keselamatan diri dan orang lain.
Post By Peluang Usaha
Langganan:
Postingan (Atom)
