Kamis, 19 April 2012

Memunculkan Keberhasilan dari Kegagalan


Kita telah sering mendengar bahwa banyak orang yang berhasil, dulunya adalah orang yang gagal. Demikian pula buku-buku kesehatan terkenal bukanlah ditulis oleh dokter-dokter yang terkenal, melainkan oleh pasien atau anggota keluarganya yang tidak tersembuhkan atau orang-orang yang menderita.

Mengapa...?

Karena bukan orang sehat, melainkan orang sakitlah yang tertarik pada kesehatan. Orang yang menderita, mengalami kegagalan, atau sakit parahlah yang tertarik untuk menjadi bahagia, sukses dan sehat.
Jika mendengarkan ketakutan Anda, Anda akan mati tanpa pernah tahu akan menjadi orang sehebat apa diri Anda - Robert H. Schuller
Bagaimana cara mendapatkan keberhasilan setelah sering kali gagal?

Simak Tips Memunculkan Keberhasilan dari Kegagalan berikut ini:
  • Milikilah kemauan untuk belajar dari kesalahan yang pernah terjadi, dengan kata lain memiliki pikiran terbuka.
  • Carilah guru terbaik, artinya belajar dari orang-orang hebat di sekitar kita yang sudah punya pengalaman untuk dijadikan tempat belajar.
  • Mengubah cara untuk mendapatkan hasil yang berbeda dan lebih baik, karena sesuatu yang dilakukan dengan cara yang sama tidak akan menghasilkan sesuatu yang berbeda.
  • Mengubah lingkungan kita yang mungkin mempengaruhi kegagalan kita untuk mengubah cara berpikir kita menuju kesuksesan.
  • Berani mengambil resiko untuk tumbuh, misalnya memindahkan tempat usaha ke lokasi yang lebih strategis.
  • Jangan ingin cepat-cepat memperoleh hasil, karena biasanya hasil yang cepat itu mengabaikan proses dan tertarik mendapatkan keuntungan sesaat.
  • Fokuslah pada kekuatan bisnis yang kita miliki, jangan melompat ke kekuatan bisnis yang lain yang belum tentu merupakan kekuatan kita sesungguhnya.
  • Meski kesalahan dapat dijadikan acuan untuk memperbaiki diri dan mendorong sukses, berusahalah untuk tidak mengulangi kesalahan fatal yang pernah dilakukan.
Demikian #ShareWira tentang keberhasilan yang sering kali muncul dari kegagalan. Semoga bermanfaat :)

Read more >>

Rabu, 11 April 2012

Menjadi Artpreneur dengan Sentuhan Personal



Apa itu Artpreneur?

Di masa apapun, hanya yang kreatif dan bisa menjual idenya ke publik yang akan survive. Hal-hal yang berhubungan dengan produk yang dijual dapat dibilang design juga.

Design = Art

Jadi berbahagialah teman-teman yang hidup dalam lingkungan kreatif, karena kita semua adalah artpreneur.
Musisi, desainer, koreografer, fotografer bahkan akuntan pun adalah artpreneur - Alain Goenawan
Tips Menjadi Artpreneur dengan Sentuhan Personal:
  • Saat kita mendengar ada orang yang hebat / memiliki keunikan tertentu, kita harus berani belajar dengan mendatanginya.
  • Saat kita menyerahkan produk, orang akan memberikan kritik. Meskipun terdengar negatif, jadikan sebagai pembelajaran.
  • Dari kritik tersebut, kita bisa mendapatkan masukan tentang cara, metode, produk dan pemahaman baru tentang pasar.
  • Cari titik pembelajaran dalam membangun hubungan / relasi, misalnya: ternyata pembeli tidak hanya sekedar membeli fungsi, tetapi juga identitas visual.
  • Membuat kesatuan produk dan pasar dapat menciptakan hubungan personal unik dan menjadi monopoli bagi kita.
  • Keunikan adalah monopoli, jika tidak maka sebuah produk akan mudah ditiru.
Demikian #ShareWira tentang bagaimana jadi Artpreneur dengan sentuhan personal. Semoga bermanfaat :)

Read more >>

Selasa, 20 Maret 2012

World Famous - Mini Architecture Series 1

hasil seharian ndekem di kamar, menyatukan kepingan-kepingan puzzle


# Tower Bridge


# Eifel Tower


# Petronas Tower


# Burj Al Arab


# Leaning Tower of Pisa


liat hasilnya jadi kecanduan pengen beli lagi, masih ada 2 seri lagi, series 2 dan 3 semoga ada rejeki lebih dan kebeli, amiieen,, :)

jogja, 200312
coretan.riaya
Read more >>

Sabtu, 17 Maret 2012

World Famous - Mini Architecture Series 1

akhirnya...
ketemu juga puzzle mini seri arsitek dunia

wow... lumayan mahal juga ternyata (99.000 isi 5 puzzle, 99 pcs)
tapi.tapi... namanya juga udah suka, pasti beli juga



jogja, 170312
coretan.riaya
Read more >>

Selasa, 31 Januari 2012

pesan kakung

ngger,, ing atase uripmu mung pas-pasan isih kober bebantu wong liya, iku kudu kok syukuri, yen syukur bakale mujur, yen ngresula bakale cilaka, lakonana urip iku satitahe anut kodrate, aja digelak mundhak rusak, aja disengka mundhak rekasa, kareben gumlindhing kaya iline banyu kali, wekasana mesthi bakal tekan segara

ngger,, wong urip iku kudu duwe gembolan, sapa temen bakale tinemu, sapa jujur bakale mujur, sapa nandur bakale ngunduh

ngger,, wong ngudi durung tentu kasil, kanggo nguatke pangudimu, atimu sikna

ngger,, tansah nyoba gembira ing dria, sumunar ing surga, yen wis ngana atimu dadi ayem, gampang bisa mesem

*mekarsari
sragen, 310112
Read more >>

Senin, 16 Januari 2012

Pilihan Menjadi Wortel, Telur atau Kopi

Seorang anak mengeluh kepada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya yang seorang koki, membawanya ke dapur.
Si ayah mengambil 3 panci, kemudian mengisinya dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci tersebut mendidih, si ayah kemudian menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan kopi bubuk di panci terakhir. Si ayah membiarkan ketiga panci itu mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan ayahnya.

Setelah 20 menit si ayah mematikan api, kemudian menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?"

"Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak.

Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Si anak melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak.

Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, si anak mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Si anak tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.

Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?"

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi 'kesulitan' yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.

Telur sebelumnya mudah pecah, cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.

Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

"Kamu termasuk yang mana?" tanya ayahnya.

"Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?"

Bagaimana dengan kamu?

Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.

Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?

Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.

Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri.

.:MASALAH ADALAH UJIAN KENAIKAN TINGKAT
BAGI MANUSIA:.

*filosofi wortel, telur dan biji kopi
dari berbagai sumber
Read more >>