Rabu, 17 April 2013

Tambal Ban

Read more >>

Jus Buah Naga

Read more >>

Team Building

Bangunlah jaringan kenalan dengan fondasi ketulusan.
Memang akan memakan waktu lebih lama, sahabat, tapi lebih kokoh akarnya.

Read more >>

Jumat, 12 April 2013

Team Building

Pernah mengajak teman dekat berbisnis?
Partner kerja seperti apa yang sahabat inginkan untuk bisnis sahabat?

Read more >>

Senin, 08 April 2013

Apakah Itu Kamu...?

Read more >>

Penyakit Hati

Read more >>

Semua Butuh Proses

Sebelum memetik, tentu kita harus memanen dan menyirami.
Tidak ada keberhasilan yang instan, sahabat.


foto: theunboundedspirit.com
Read more >>

Rahasia Membangun Hubungan Baik dengan Relasi

Salah satu bentuk kesuksesan yang dapat mendorong kemajuan sebuah bisnis yang dibangun adalah kemampuan yang dimiliki dalam hal menarik dan mengelola hubungan baik dengan para relasi. Semakin banyak relasi yang dimiliki dan semakin harmonis hubungan baik yang terbangun, maka peluang membaik dan semakin membesarnya sebuah bisnis berjalan searah dengan dinamika relasinya.

Lisa Nicoholas dalam buku The Secret menyatakan. 'Dalam relasi, sangat penting untuk pertama-tama mengerti siapa yang memasuki relasi tersebut, dan bukan hanya pasangan kita. Tetapi kita sangat perlu untuk mengerti tentang kita terlebih dahulu'.

Lalu pada pengertiannya, siapa saja orang-orang yang dimaksud sebagai relasi dalam sebuah bisnis?

Sebagian entrepreneur pemula mengatakan yang dimaksud dengan relasi adalah pelanggan, jawaban ini sudah benar. Namun pelanggan hanyalah salah satu dari orang yang dimaksud sebagai relasi, luas sekali pengertian relasi dalam sebuah bisnis, yakni semua orang atau instansi yang terlibat dalam proses sebuah bisnis dijalankan sudah tentu disebut dengan relasi. Jadi orang-orang yang terlibat dalam sebuah operasional bisnis dan disebut dengan 'relasi' diantaranya adalah:
  • Semua orang yang berminat kepada produk dari sebuah bisnis yang dijalankan.
  • Semua orang yang sudah membeli atau menggunakan produk dari bisnis yang dijalankan.
  • Semua orang atau perusahaan yang menjadi supplier bisnis yang dijalankan.
  • Semua karyawan yang ikut dalam operasional bisnis yang dijalankan.
  • Semua instansi yang terlibat dalam operasional bisnis yang dijalankan, seperti biro perdagangan, perpajakan, perindustrian, perijinan, dan sebagainya.
  • Semua konsultan dan mitra sukses dari bisnis yang dijalankan, dan lain sebagainya.
Lalu dimana saja hubungan relasi tersebut dibangun dengan baik, sudah tentu jawabannya hubungan relasi yang baik harus dan wajib dibangun kepada seluruh lapisan yang menjadi relasi dari operasional perusahaan, hingga masyarakat luas baik yang masuk dalam lingkup relasi maupun tidak ada hubungannya dengan operasional bisnis yang dikelola.

Ketika kita ingin menarik sebuah relasi, pastikan pikiran, kata-kata, tindakan, dan situasi lingkungan kita tidak berlawanan dengan hasrat kita. Apa saja yang menjadi kunci sukses sebagai rahasia dalam membangun hubungan dengan relasi, jika seseorang ingin diterima dan memiliki relasi yang luas dan baik, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Tugas kita adalah diri kita sendiri. Kecuali jika kita mengisi diri lebih dahulu. Maka kita tidak memiliki apapun untuk diberikan kepada orang lain.
  • Perlakukan diri sendiri dengan cinta dan hormat, maka kita akan menarik orang-orang yang menunjukan cinta dan hormat kepada diri kita.
  • Ketika kita merasa buruk terhadap diri sendiri, kita menghalangi cinta, dan kita tentunya akan menarik lebih banyak orang dan situasi yang akan terus menerus membuat kita merasakan buruk terhadap diri sendiri.
  • Fokuskan juga pada kualitas-kualitas yang kita sukai pada diri kita sendiri, maka hukum tarik menarik akan menunjukan lebih banyak hal-hal yang hebat tentang diri kita.
  • Agar hubungan relasi berjalan dengan baik, fokuskan pada apa yang kita hargai dari orang lain, dan bukan pada keluhan kita. Ketika kita fokus pada kekuatan orang lain. Maka kita akan mendapatkan lebih banyak kekuatan dari mereka.
Rangkuman keterangan diatas kami ambil dari Buku The Secret karya Rhonda Byne, yang banyak dan kaya akan masukan dalam memahami bagaimana rahasia dalam membangun relasi baik dalam kehidupan pribadi, komunitas, masyarakat, serta kami mengaplikasikannya kedalam operasional bisnis yang dijalankan.

Akan banyak sekali keuntungan dan manfaat menguasai teknik rahasia dalam membangun relasi ini, sebagai contoh saat kita ingin lebih membesarkan sebuah bisnis yang dibangun, namun terkendala oleh terbatasnya permodalan yang dimiliki, sudah pasti memiliki relasi dengan instansi perbankan serta mereka yang ahli dibidang tersebut akan sangat membantu dan beruntung.

Post By Peluang Usaha
Read more >>

Selalu Bersyukur

Read more >>

8 Tips Ketika Bisnis Sepi dari Pelanggan

Apapun jenis bisnis yang kita jalankan sudah pasti ada resiko yang mungkin saja bisa terjadi, terlepas dari kemungkinan besar dan kecilnya resiko yang dihadapi, sudah jelas tergantung dari berbagai upaya yang dilakukan. Bagi setiap penjual, kondisi sepi pengunjung dan pembeli sudah menjadi resiko yang setiap waktu harus dihadapi.

Tidak ada kata yang pas selain bersabar dan terus fokus pada usaha yang sudah kita jalani. Sambil terus berbenah dan belajar mencari cara apa yang paling tepat untuk dilakukan dalam masalah pelik. Karena pengalaman dan inovasi dibalut kreativitas yang akan mampu membangkitkan usaha yang ditekuni.

Namun bersabar saja tidaklah cukup dan sudah jelas kurang, karena memang ada nilai minimal pendapatan yang harus kita terima setiap hari. Biaya hidup yang semakin besar, hutang barang dagangan dengan bos. Kontrak toko, tagihan listrik, air dan segala macamnya, gaji karyawan bahkan setoran bank tiap bulan yang tidak boleh menunggak. Itu adalah pengeluaran rutin yang mau tidak mau harus dibayarkan.

Ada beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan dalam mengatasi hal tersebut:
  • Alasan mengapa sepi pengunjung mungkin perlu kita ketahui. Jika usaha kita ada dalam sebuah pasar atau mall yang pasti ramai pengunjungnya dan ternyata dagangan kita sepi, mungkin kita perlu cek kembali apakah kita menjual lebih mahal dari tetangga sebelah. Kebiasaan konsumen akan selalu mencari barang yang menurut mereka bagus dengan harga murah. Beda harga seribu rupiah saja bisa menjadi soal. Namun jika usaha kita terletak ditempat yang orang jarang datang dengan sengaja untuk berbelanja, maka sepi adalah wajar, siasati hal ini dengan meletakkan barang dengan kualitas bagus, harga terjangkau dan promosi yang lancar. Tidak bisa dipungkiri iklan mampu mendongkrak penjualan. Jika memang diperlukan pasanglah iklan.
  • Memanfaatkan ponsel dan teknologi gadget sebagai salah satu cara menarik pelanggan. Caranya saya akan catat nomor telpon pelanggan yang saya yakin suka belanja, setiap ada barang baru di toko maka saya cukup sms mereka dengan sangat sopan dan menarik. Hingga tidak perlu menunggu waktu lama, mereka akan berdatangan ke toko untuk berbelanja.
  • Dimana-mana saya melihat keluhan para penjual sama. Sepi pelanggan, bahkan bos besar saja masih mengeluh dengan kondisi seperti sekarang. Barangkali perekonomian yang sulit, hingga orang-orang akan sangat selektif untuk membeli. Barang-barang yang dirasa belum perlu akan ditunda dulu pembeliannya. Dengan keadaan seperti itu menunggu di toko saja tentu akan merugikan. Untuk mengatasi hal ini biasanya saya punya beberapa orang yang bersedia membawa barang dagangan saya keluar, maka pendapatan kita yang kurang di toko akan terbantu dengan barang-barang yang dijual keluar itu. Setidaknya cara ini cukup efektif untuk memperlancar perputaran barang.
  • Usahakan barang-barang dagangan kita selalu ada yang baru. Selain untuk penarik pembeli, kita yang berada di toko juga tidak bosan dengan suasana yang itu-itu saja. Karena kebosanan kita akan menjadikan kita malas dan kurang bersemangat dalam menjual, efeknya tentu sangat tidak baik bagi usaha kita (lakukan inovasi secara berkala).
  • Fokus dan selalu membangun harapan setiap hari. Orang Padang selalu bilang rezeki pengusaha itu seperti rezeki harimau. Tanamkan dalam diri, segala suasana akan berganti. Keadaan akan berubah. Jika hari ini sepi mungkin saja besok ramai. Semangat tidak boleh melemah, karena Tuhan sudah menentukan berapa yang pantas kita miliki.
  • Perbaiki pelayanan dan service (keramah-tamahan / senyum) yang mungkin saja tidak bersifat mengundang hingga pelanggan enggan untuk berkunjung ke tempat usaha yang dikelola.
  • Perhatikan kebiasaan dari pengelolaan usaha yang tidak medukung kemajuan, maka rubahlah kebiasaan tersebut kepada yang mendukung. Sebagai contoh, usahawan enggan beriklan, maka mulailah beriklan walaupun dimulai dengan iklan yang gratis dan murah.
  • Berdoa adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Karena yang akan menggerakkan hati orang-orang untuk berbelanja ke tempat kita hanyalah Dia yang Maha Kuasa.
  • Sebenarnya kita hanya seorang yang baru mulai belajar berbisnis, Sama sekali belumlah layak dikatakan sukses. Namun setiap saat wajib selalu mencoba untuk melakukan sesuatu yang baru untuk memperlancar bisnis menjadi kebiasaan inovasi yang mendukung.
Post By Peluang Usaha (diolah dari berbagai sumber)
Read more >>