
Jumat, 01 Maret 2013
Sifat Bawaan Lahir
JANUARI
- mudah mencintai
- mudah melupakan saat dikhianati
- pandai menggoda
- romantis tetapi kaku
- mudah cemburu
- mudah bergaul dan pemalu
FEBRUARI
- sukar jatuh cinta
- menghargai pasangan
- jujur dan transparan
- sangat romantis
- modis
MARET
- mudah menarik simpati lawan jenis
- mandiri
- pemalu
- mudah cemburu
- manja
- mudah mencintai
- tidak pernah menuntut
- setia sama pasangan
APRIL
- sulit jatuh cinta
- tidak berani berterus terang
- pemalu
- butuh perhatian
- pencemburu
- mudah emosi
- nggak romantis
- sukar melupakan pasangan walaupun dikhianati
MEI
- mudah jatuh cinta
- baik dan jujur
- romantis
- nggak suka diatur
- suka berkhayal
- hobby tidur
- berani ambil resiko
JUNI
- bisa menyenangkan pasangan
- selalu setia mencintai pasanganya
- pemaaf
- mudah emosi
- pelindung sejati
JULI
- pandai menjaga diri
- suka didampingi
- sukar dimengerti
- suka dan senang berterus terang
- mudah terluka dan lama pulih
- mudah ngambek
- setia
- pendengar yang baik
- mudah cemburu
- suka menilai dan menjaga hubungan
AGUSTUS
- suka memimpin
- romantis
- penuh kasih sayang dan penyayang
- sangat sensitif
- mudah curhat
SEPTEMBER
- sopan
- suka mengkritik
- sangat sensitif dan emosi
- pandai memahami
- kurang menunjukan perasaannya terhadap pasangan
- sukar melupakan jika hatinya terluka
- pandai menyimpan perasaan
- suka berterus terang
OKTOBER
- pandai berkomunikasi
- suka disayang dan menyayangi
- sopan
- jujur dan jarang berpura-pura
- mudah emosi
- pencemburu
- romantis dan setia
- memahami pasangan
NOVEMBER
- cermat dan telit
- suka berahasia dengan siapapun
- kuat
- pendendam
- mudah emosi
- moody
DESEMBER
- mudah mencintai
- selalu tergesa-gesa
- mandiri
- mencintai kebebasan
- pandai mempengaruhi
'...believe it or not...'
Post By Peluang Usaha
Meningkatkan Produktivitas

Produktivitas terkadang jadi masalah utama yang seringkali dijumpai oleh sebagian besar pengusaha. Ini fakta lho. Sore ini wira akan sharing Bagaimana Kiat-Kiat dalam Meningkatkan Produktivitas, simak baik-baik yuk!
Percaya atau tidak, hal utama yang menghambatmu dalam produktivitas adalah: memulainya. Awal adalah sebuah tahap dimana segalanya akan terasa lebih sulit jika kita belum melangkahkan kaki. Apapun kegiatanmu, jika blm dimulai pasti akan terasa 100 kali lebih berat dan sulit. Hilangkan semua pikiran itu dan mulailah melangkah.
- Pikiran yang cemas dan tidak tenang bahkan sebelum memulai, akan membuatmu makin merasa tidak nyaman. Jadi kesampingkan pikiran-pikiran itu ya.
- Kamu juga harus fokus dalam menyelesaikan sumber masalah dengan tenang dan hati-hati. Fokus akan membuatmu produktif.
- Orang-orang paling produktif memiliki pola yang sama. Mereka menjadikan apapun yang mereka kerjakan sebagai kebiasaan.
- Tekad yang kuat saja tidak cukup, tumbuhkan kebiasaan agar kamu bisa produktif tanpa kamu sadari.
- Jika belum terbiasa, jangan coba multi-tasking. Sebaiknya fokus dulu terhadap satu pekerjaan agar selesai lebih cepat.
- Buat deadline atau jadwal tertulis pada tiap pekerjaan agar kamu bisa mengetahui mana yang harus selesai lebih dulu.
Nah, sudah tahu kan kiat-kiat untuk produktif? Ayoo jangan malas lagi ya, sahabat!
Post By Wirausaha Muda Mandiri
Kenali Potensi Jati Diri
Banyak yang tak mengetahui apa sebenarnya potensi terbaik yang dimilikinya sehingga dalam hidupnya terus bertanya, bidang apa yang cocok baginya. Ketika mencoba sesuatu dan menemui kegagalan, timbul perasaan, itu bukan bidangnya. Lalu mencari dan mencari lagi sesuatu yang lain. Saat gagal dan gagal lagi, datanglah keraguan, bahwa ia memang bukan dilahirkan untuk menjadi orang sukses. Sukses hanya milik orang-orang tertentu, bukan untuk dirinya. Setelah itu hidupnya dipenuhi dengan kemalasan, tanpa harapan, tidak antusias karena apa pun yang dikerjakannya pasti tidak akan menemui keberhasilan.
Sikap seperti ini timbul karena kita tak mengenali siapa diri kita sebenarnya. Sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukanlah monopoli orang-orang tertentu. Setiap orang dilahirkan dengan peluang kesuksesannya masing-masing. Jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses!
Karena itu mengenali jati diri menjadi penting agar kita bisa mengelola potensi terbaik dengan sebaik-baiknya.
Post By Peluang Usaha
Kasih Sayang Orang Tua
Dikisahkan,
Dahulu kala di Jepang pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tuanya sendiri yang sudah tidak berdaya sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya.
Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya kehutan, karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun.
Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya disepanjang jalan yang mereka lalui.
Sesampainya didalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya sendiri.
Namun...
Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata "Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dgn segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dgn ranting-ranting kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah."
Setelah mendengar kata-kata tersebut, meneteslah air mata haru si anak, sambil menangis, ia kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendong untuk membawa si Ibu pulang kerumah.
Pemuda tesebut akhirnya merawat Ibunya kembali yang sangat mengasihinya sampai akhirnya sang Ibu meninggal.
Pesan Moral:
'Orang Tua' bukan barang rongsokan yang bisa dibuang atau diabaikan setelah terlihat tidak berdaya. Karena pada saat engkau sukses atau saat engkau dalam keadaan susah, hanya 'Orang Tua' yang mengerti kita dan batinnya akan menderita kalau kita susah.
'Orang Tua' kita tidak pernah meninggalkan kita, bagaimanapun keadaan kita, walaupun kita pernah menyakiti hati orang tua. Namun 'Orang Tua' kita akan tetap mengasihi kita.
Mulai sekarang marilah kita lebih mengasihi 'Orang Tua' kita selagi mereka masih hidup.
Post By Peluang Usaha
Berkah di Balik Sebuah Kesabaran
Alkisah, sepulang dari sekolah, Putri datang kepada ayahnya yang sedang membaca koran di teras belakang rumah.
"Ayah," sapa Putri dengan kepala tertunduk dan nada suara yang murung.
Sambil menurunkan koran yang sedang dibacanya, sang ayah memandang putrinya yang beranjak remaja itu. "Ada apa, Nak? Bagaimana di sekolah?"
"Ayah. Putri merasa capek. Putri sudah belajar mati-matian, untuk mendapat nilai bagus di sekolah. Tapi teman sekelasku bisa dapat nilai bagus dengan cara mencontek. Itu kan tidak adil namanya. Putri juga capek karena harus membantu ibu membersihkan rumah hingga waktu belajarku jadi kurang, sedangkan temanku pada punya pembantu. Kenapa kita tidak punya pembantu, Ayah?"
Dengan suara lebih lantang, si Putri melanjutkan uneg-unegnya. "Putri juga capek, karena harus menabung dulu untuk bisa membeli sesuatu, sedang temanku bisa belanja tanpa harus menabung. Lebih capek lagi, Putri harus menjaga segala ucapan dan tingkah laku, sedangkan teman-temanku seenaknya berbicara sampai Putri sakit hati! Pokoknya, Putri capeeek menahan diri. Putri ingin seperti mereka. Bebas berkata dan melakukan apapun."
Dari suara sendu, Putri pun kemudian menangis tersedu-sedu.
Sambil mengelus kepala Putri penuh sayang, ayah berkata, "Jangan menangis Putri. Ayo ikut, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu!!"
Sambil bergandengan tangan, ayah-anak itu menyusuri jalan yang berlubang di sana sini dengan banyak genangan air, semak berduri dan berbagai serangga yang berdengung di sekitar mereka.
"Ayah, kita mau ke mana sih?" tanya si Putri bingung.
"Jalanan begitu kotor, aduuh... kaki Putri luka tergores duri. Iiih banyak nyamuk dan serangga pula!"
Sang ayah hanya menjawab pendek, "Sabar Putri, tegar Putri, sebentar lagi..."
Akhir perjalanan, mereka sampai di sebuah telaga yang menakjubkan. Airnya sangat jernih dan segar. Di sekelilingnya bunga yang cantik dan pepohonan yang rindang, serta burung dan kupu-kupu beraneka warna. Si Putri terpana kagum.
"Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal tempat ini amat indah? Karena tidak banyak orang yang mau bersusah payah menyusuri jalan kecil yang jelek tadi sehingga mereka tidak bisa menikmati surga alam yang begitu indah. Untuk menikmati sesuatu yang indah, perlu perjuangan dan kesabaran. Sama seperti kehidupan ini, harus sabar, tegar dalam bersikap baik, sabar dalam kejujuran, sabar dalam memperjuangkan kebenaran nilai. Tegar dalam menghadapi setiap kesulitan dan masalah yang muncul."
"Tapi Yah, kan tidak mudah untuk selalu bersabar dalam kebenaran."
"Memang," jawab sang ayah dengan lembut. "Karena itu, Ayah dan ibu senantiasa menggenggam tangan Putri, membimbing dan mendukung dalam kebaikan dan kebenaran. Hingga kelak suatu saat nanti, Putri mampu tegak berjalan sendiri, mulia bagi keluarga dan sesama. Apakah Putri mengerti?"
"Mengerti Ayah, terima kasih."
Pesan Moral:
Hidup adalah perjuangan, terutama untuk mengendalikan dan 'mengalahkan' diri sendiri. Seperti kata motivasi yang sering saya ucapkan, 'Kalau kita lunak pada diri kita, kehidupan akan keras terhadap kita. Tetapi kalau kita keras terhadap diri kita sendiri, maka kehidupan akan lunak terhadap kita.'
Mari kita menjalani hidup dengan penuh keberanian, keuletan, dan kesabaran.
Post By Peluang Usaha
Kamis, 28 Februari 2013
Check Up
Suatu hari, seorang pria berkisah "Untuk pertama kalinya saya pergi ke sebuah klinik untuk melakukan check-up kesehatan ROHANI. Ternyata, saya menderita beberapa penyakit."
Berikut ini hasil dari checkup-nya:
- Ketika tekanan darah saya diukur, hasilnya ternyata saya memiliki kelembutan hati yang rendah.
- Ketika suhu tubuh saya diukur, termometernya menunjukkan derajat kegelisahan hampir mencapai 40 derajat celsius.
- Ketika jantung saya diperiksa dengan Electro Cardiogram, ternyata saluran arterinya tersumbat oleh berbagai kekecewaan, kesedihan, kesepian, kemarahan, dan dendam, sehingga memerlukan operasi bypass.
- Ketika ke bagian ortopedi, saya diberitahu bahwa tulang-tulang saya banyak yang retak karena tersandung oleh rasa cemburu dan iri. Pantas saja, saya tidak dapat berjalan di sisi saudara-saudara saya dengan nyaman dan sayapun tidak bisa merangkul sahabat-sahabat saya.
- Ketika saya memeriksakan mata saya yang mulai terganggu, diketahui penyebabnya adalah karena saya hanya melihat kekurangan-kekurangan orang di sekitar saya, sehingga kemampuan mata saya untuk melihat hal-hal yang lebih indah dan baik mulai tertutup.
- Ketika saya mengeluh mengenai pendengaran saya yang mulai berkurang, terapis di sana menyarankan saya untuk mulai latihan mendengar suara Tuhan dan sesama manusia, setiap hari, agar pendengaran saya lebih sensitif.
Setelah menjalani semua pemeriksaan itu, saya mendapatkan konsultasi gratis untuk mengobati semua penyakit saya tersebut. Obat yang diberikan adalah obat alami yang murah meriah.
Setiap hari saya harus mengkonsumsi:
- Segelas penuh rasa SYUKUR atas segala yang saya miliki.
- Sesendok rasa KEDAMAIAN.
- Satu pil KESABARAN, satu cangkir rasa PERSAUDARAAN dan satu piring KERENDAHAN HATI.
- Sedosis CINTA.
- Setiap malam sebelum tidur harus minum sebuah tablet SUARA HATI yang jernih, serta sebuah pil ANTI KESEDIHAN dan KEPUTUSASAAN karena peristiwa-peristiwa yang saya alami hari ini.
- Tidur berselimutkan DOA dan HARAPAN.
Kini saya sudah sembuh dan bisa menjalani aktivitas dengan lebih baik.
Pesan Moral:
Cerita ilustrasi di atas adalah cara penyembuhan yang sangat murah karena kekuatan terbesar sebenarnya ada pada diri kita sendiri.
Silakan mencoba, Salam Terkasih...Dari Sahabat untuk Sahabat.
Post By Peluang Usaha
Bersyukur adalah Anugerah bagi Jiwa yang Ikhlas
Yang tinggal di gunung merindukan pantai.
Yang tinggal di pantai merindukan gunung.
Di musim kemarau, merindukan musim hujan.
Di musim hujan, merindukan musim kemarau.
Yang berambut hitam, mengagumi yang pirang.
Yang berambut pirang, mengagumi yang hitam.
Diam di rumah, merindukan bepergian.
Setelah bepergian, merindukan rumah.
Ketika masih jadi karyawan, ingin jadi wirausahawan supaya punya waktu bekerja yang bebas.
Begitu jadi wirausahawan, malah ingin jadi karyawan, supaya enggak pusing.
Disaat waktu tenang, ingin mencari keramaian.
Namun disaat waktu ramai, ingin mencari ketenangan.
Saat masih single, ingin punya suami ganteng / istri cantik.
Begitu sudah dapat suami ganteng / istri cantik, justru malah ingin yang biasa-biasa saja, agar tidak cemburu / takut selingkuh.
Saat punya anak satu, mendambakan banyak anak.
Ketika sudah punya banyak anak, mendambakan satu anak saja.
Pesan Moral:
Kapan kebahagiaan akan kita dapatkan kalau kita selalu memikirkan apa yang belum ada, namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki.
Jadilah pribadi yang selalu bersyukur dengan berkah yang sudah kita miliki.
Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini. Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit. Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi. Begitu juga bila hati kita, apabila ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan di mana-mana. Bumi ini pun akan tampak buruk.
Mari, jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil. Jangan pula menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sekecil pikiran buruk / negatif. Bila hati kita tertutup, maka tertutuplah semua. Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa-jiwa yang ikhlas.
Post By Peluang Usaha
Sekaya Apapun atau Semiskin Apapun
Setiap orang sama dalam memiliki waktu 24 jam sehari, 60 menit dalam satu jam, dan 60 detik dalam satu menit, tak lebih dan tak kurang.
Namun, ada hal yang membedakan sehingga antara satu orang dengan yang lain bisa berbeda pencapaian. Semua bergantung pada bagaimana sikapnya dalam menghargai waktu. Bagi yang tahu persis bahwa waktu tak akan terulang, maka ia menganggap waktu sebagai investasi yang tak boleh disia-siakan. Sebaliknya, bagi orang yang kurang menyadari betapa berharganya waktu, ia akan terjebak dalam kubangan waktu yang terus melenakan diri dalam kemalasan, yang suatu saat akan berujung pada penyesalan.
Karena itu, biasakan diri menghargai waktu setiap hari. Bekerja giat, berjuang maksimal, berbagi dengan sesama, dan menjadikan hidup selalu penuh makna. Pastikan diri untuk menggunakan waktu hanya untuk hal-hal yang berguna dan membawa manfaat dalam kehidupan kita.
Sehingga, saat bagi kita sang waktu telah habis, kita pantang merasa takut. Sebab, kita tahu bahwa hidup yang telah dijalani penuh dengan hiasan indah setiap saat, yang akan menjadi bekal memperoleh kebahagiaan sejati yang abadi. :)
Post By Peluang Usaha
Langganan:
Postingan (Atom)
