
Minggu, 24 Maret 2013
Bermodal Ide, Sandiaga Uno Kini Dikejar Uang

BANYAK kejadian yang tidak terduga bisa menimpa sewaktu-waktu dalam kehidupan kita. Hal ini yang dialami pengusaha muda, Sandiaga Salahudin Uno. Siapa sangka, sepak terjangnya sebagai seorang pengusaha bermula dari 'kecelakaan'.
Sandi awalnya dia adalah seorang pegawai biasa. Bahkan, dia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), imbas krisis pada tahun 1997-1998. Namun, pria berkacamata ini mencoba bangkit dari keterpurukannya.
"Niat jadi pengusaha itu sebenarnya by accident, karena saya di PHK. Jadi mengalir saja, mencari solusi menjadi survival dan jadilah pengusaha," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Di tengah keterpurukannya, Pria yang lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969 ini mencoba mengubah mind set-nya, untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri. Hal tersebut tentu sangatlah sulit. Jika sebelumnya Sandi, begitu dia biasa dipanggil, hanyalah pegawai yang menerima gaji, dia harus merubah haluan menjadi pengusaha yang harus menghasilkan uang bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga harus memberikan gaji untuk orang lain.
Tentu tidak mudah untuk menjadi seorang pengusaha. Bapak tiga anak ini pun mengalami berbagai kesulitan. Kesulitan utama adalah memulai usaha dengan modal minim, kantor yang sangat kecil dan jumlah karyawan yang seadanya. Lalu dia harus bersusah payah mencari klien mulai dari nol.
"Cara menyingkirkan kendala-kendala tersebut adalah terus optimis dan pantang menyerah serta selalu mensyukuri sekecil apapun keberhasilan atau prestasi yang kami capai," tuturnya.
Perlahan namun pasti dalam merintis perusahaannya. Sandi merupakan salah satu pendiri Saratoga Capital, sebuah perusahaan investasi yang didirikan bersama Edwin Soeryadjaya pada tahun 1998. Saratoga Capital merupakan perusahaan yang berkonsentrasi dalam bidang sumber daya alam dan infrastuktur.
#Tidak Perlu Modal Besar
Banyak orang yang berpendapat bahwa untuk menjadi seorang pengusaha haruslah mempunyai modal yang banyak. Namun menurut Sandi modal bukan merupakan hal yang penting dalam merintis usaha. Sandi menuturkan, bahwa yang terpenting adalah sebuah ide. Dari ide kemudian akan terlahir berbagai inovasi dan terobosan yang tentunya bisa berguna bagi nusa, bangsa dan agama.
"Modal besar?? Yang paling penting ide. Ide kita itu kalau misalnya bisa dikemas dengan baik, uang ngejar kita kok. Saya memulai usaha juga tidak pakai modal yang banyak-banyak," kata Sandi.
Selain itu, Sandi pun berpesan pentingnya sebuah jaringan atau networking atau bergaul. Hal tersebut, menurutnya, merupakan hal yang simpel, namun besar imbasnya pada perkembangan usaha kedepannya. Walaupun darah pengusaha tidak mengalir dalam dirinya, namun sekali lagi berkat jaringan yang berasal dari Ibunda tercinta, maka terbuka lebarlah kesempatan Sandi untuk mengepakan sayapnya sebagai pengusaha lebih lebar lagi.
"Berkat jaringan sang ibu, saya mendapat banyak peluang usaha. Meski begitu saya tak pernah merasa jika kesepakatan bisnis yang saya peroleh karena faktor relasi kedua orang tua. Relasi hanya bisa membukakan pintu. Untuk selanjutnya, saya harus berjuang meyakinkan mereka," tutur Sandi.
"Bergaul dan bertemanlah sebanyak-banyaknya dari situ kita bisa mendapatkan banyak informasi dan peluang usaha yang cocok, jika perlu bergabung dalam suatu organisasi yang berhubungan dengan bidang usaha kita. Dengan begitu akses usaha kita untuk berkembang akan semakin terbuka lebar," dia mengimbuhkan.
Sandi pun berpesan, untuk menjadi seorang pengusaha jangan menjadi orang yang ingin cepat kaya. Dia pun membocorkan rahasia untuk menjadi pengusaha sukses seperti dirinya. "Kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas," bebernya.
Mental kuat pun harus dimiliki oleh seorang pengusaha sejati. Seorang pengusaha harus mempunyai mental berani. Berani yang dimaksud yakni berani bermimpi, berani gagal, berani mengambil risiko, berani sukses. Selain itu, fokus serta memiliki visi hidup yang jelas, menjalani hidup akan menjadi apa, berpenghasilan berapa, memilik apa, dan optimis. Selain itu faktor yang sangat penting adalah trust atau kepercayaan. Karena tanpa kepercayaan orang-orang juga tentu tidak akan mau bermitra.
"Kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas, di mana pun kita berada itu sangat relevan. Jadi kalau kita punya semangat seperti itu, menjadi pengusaha itu akan menjadi sangat simpel. Kalau kita punya visi ke depan untuk menciptakan nilai tambah, bukan ingin cepet kaya. Kalau ingin cepat kaya akhirnya kita selalu dihadapkan pada situasi yang sangat sulit," papar sandi.
Berkat semangatnya itu, kini ini dia menjabat sebagai CEO Saratoga Capital dan juga pimpinan di beberapa perusahaan, antara lain PT Adaro Energy Tbk yang merupakan salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia, dan PT Tower Bersama Infrastruktur Group Tbk, perusahaan penyedia menara telekomunikasi. Sandi juga merupaka salah satu pendiri PT Recapital Advisors, sebuah perusahaan pengelola aset yang didirikan pada 1997 bersama teman sekolahnya, Rosan Roeslani.
Namun baru-baru ini, Pria yang hobi berolahraga basket ini mulai merambah dunia dirgantara dengan membeli saham PT Mandala Airlines yang hampir saja bangkrut. Dengan melihat potensi masyarakat Indonesia yang cenderung sering bepergian atau travelling, dirinya mecoba menghidupkan kembali salah satu maskapai kebanggan Indonesia tersebut.
"Saya melihatnya, pertama Mandala itu merupakan aset bangsa di mana pada saat itu dimiliki oleh kawan saya dan waktu itu dia sedang susah, ya saya juga pernah susah. Jadi pasti kalau susah itu kalau ada yang bantu kita, itu appreciate banget. Lalu yang kedua, masyarakat Indonesia kelas menengah tengah tumbuh dan ini yang menjadi tantangan buat kita, bagaimana kita bisa menghadirkan penerbangan kepada para pelanggan kita. Nah, ini yang mungkin mendorong kita, merambah ke dunia dirgantara," ungkap Pria yang menyandang gelar sebagai 'Indonesian Entrepreneur of The Year' dari Enterprise Asia dan Majalah Globe Asia edisi Agustus 2007 menobatkan Sandi S. Uno, sebagai orang terkaya di Indonesia di urutan 122 dengan estimasi kekayaan sebesar USD 80.000.000. Setara dengan Rp. 744 Miliar kalau dikonversikan dengan kurs Rp. 9,300/USD).
Selain menjadi pengusaha di sela-sela kesibukannya masih sempat olahraga berlari maraton ini juga menjadi sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan bendahara Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Selain itu, dirinya juga merupakan pendiri Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia (AKSI). Dirinya pun pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2005-2008. Sejak 2004 sampai September 2010 dia aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), terakhir sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi.
#Ingin Menularkan Virus Kewirausahaan
Sudah banyak sekali sektor usaha yang digeluti oleh Sandi. Lantas, apa lagi yang akan dilakukannya ke depan?? Bisnis apa lagi yang akan digeluti??
Sandi menjawab diplomatis, sejauh ini dirinya akan menjalani yang sudah ada terlebih dahulu, dimana khususnya akan mengembangkan bisnis dirgantara yang baru saja dirintisnya.
Namun, suami dari Nur Asia ini ingin menyebarkan virus kewirausahaan kepada seluruh masyarakat Indonesia. "Saya ingin banyak membantu kegiatan sosial. Banyak sekali potensi bangsa ini yang belum disentuh dan saya ingin mendorong hal itu agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Hal itu bisa dilakukan kalau kita bisa menyelesesaikan permasalahan-permasalahan sosial kita. Misalnya anak jalanan ini salah satu permasalahn sosial kita. Kita harus bereskan," ujarnya.
Dia berpandapat masih minimnya entepreneur pada saat ini adalah faktor lingkungan seperti budaya, keluarga dan pendidikan mempunyai peran yang signifikan dalam pembentukan jiwa kewirausahaan, karenanya perlu upaya serius dari pemerintah, pengusaha dan semua pihak untuk merubah sistem dan kurikulum pendidikan yang selama ini berorientasi hanya pada gelar. Saat inilah saatnya dilakukan perombakan sehingga hasil pendidikan berorientasi pada pola pikir yang melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Sebagai pengusaha muda dan intelektual, sekarang Sandi ingin melakukan transfer ilmu dan sharing pengalaman melalu berbagai cara untuk membangun basis pendidikan jiwa wirausaha di masyarakat utamanya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, kampanye kewirausahaan sangat diperlukan untuk mengikis sikap mental yang selama ini masih mendominasi kalangan pemuda untuk bekerja dan bukan berwirausaha. Dan yang juga tidak kalah pentingnya adalah memberikan kurikulum wirausaha di kampus juga merupakan hal yang sangat perlu untuk membenahi output perguruan tinggi dengan memberikan orientasi kepada calon sarjana untuk menjadi pencipta lapangan kerja dan bukan pencari. Akan lebih baik jika kurikulum tersebut dimulai dari sekolah menengah.
Sandi juga memandang bahwa mengintensifkan training atau pelatihan juga penting. Untuk meningkatkan minat menjadi sebuah keyakinan diperlukan training. Training ini diperlukan untuk memberikan penguatan mental dan ketrampilan-ketrampilan dasar untuk memulai dan menjalankan usaha serta wawasan yang luas mengenai aspek-aspek wirausaha. Beberapa ilmu manajemen usaha dasar dapat diberikan untuk menepis.
Sandi pun berpesan sebagai pengusaha haruslah mampu dan cerdas melihat peluang bisnis yang ada. selain itu, salah satu strategi terpenting dalam meraih sukses adalah mencari tahu dan mempelajari apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang telah berhasil meraih sukses. Teruslah mencari tahu dan belajar dari pengalaman mereka, sampai anda mampu meraih kesuksesan seperti mereka.
"Saya mempelajari bahwa sukses itu mencakup berbagai macam hal, dengan hanya mendalami satu prinsip sukses atau hanya memfokuskan pada satu bagian dalam hidup, tidak akan membawa kita menuju puncak kesuksesan. Namun apabila kita terus selalu mencoba untuk belajar dari kesalahan dan kegagalan kita (trial and error), maka saya optimistis hal tersebutlah yang akan menghantarkan kita pada puncak kesuksesan," ucapnya.
"Kita harus mampu memanfaatkan peluang dari kendala yang ada karena di balik setiap masalah pasti ada peluang. Saya terlahir menjadi pengusaha ketika diberhentikan menjadi karyawan pada krisis moneter tahun 97-98 silam. Selain itu semangat untuk mau belajar dari kesalahan, pantang menyerah, dan tidak menginginkan semuanya dengan instant, dapat membawa saya sampai seperti saat ini," tutupnya.
Sumber : beritaprima.com
Post By Peluang Usaha
5 Tips Menjadi Pengusaha Sekarang Juga
Menjadi seorang pengusaha memberi Anda banyak peluang. Bukan hanya peluang dari sisi bisnis, tapi juga pembelajaran dan pengalaman yang tak bernilai. Maka, jangan sekali-sekali ragu untuk segera keluar dari zona nyaman Anda saat ini sebagai karyawan lalu menjadi seorang pengusaha.
Berikut lima alasan yang menurut Adam Toren, seperti disarikan dari youngentrepreneur.com, yang bisa Anda gunakan untuk menjadi seorang entrepreneur saat ini juga.
- Menjadi pengusaha menjanjikan posisi yang lebih aman dari pekerjaan Anda.
Menjadi entrepreneur membuat kita bisa menentukan nasib kita sendiri. Memang, ada banyak faktor eksternal seperti kondisi pasar yang memengaruhi. Tapi, kekuatan utama dan pilihan ada di tangan Anda sendiri.
- Banyak jalan tersedia, dukungan ada di ujung jari Anda.
Saat ini, semakin banyak jalan untuk menjadi seorang entrepreneur. Terdapat banyak info pendukung yang bisa dengan mudah Anda dapatkan melalui internet. Jaringan luas tersedia di forum-forum internet. Demikian pula untuk berjualan melalui berbagai sarana semakin mudah dilakukan.
- Peluang yang berlimpah.
Semua sektor bisnis digarap. Terdapat banyak peluang yang bisa Anda garap.
- Memajukan teknologi eksponensial.
Saat ini kecepatan teknologi telah mengubah segalanya. Namun, Anda bisa melipatgandakannya dengan berbagai peluang bisnis yang ada. Siapa tahu, Anda bisa menjadi Google berikutnya!!
- Diferensiasi akan membuat persaingan mudah dilewati.
Memang saat ini persaingan bisnis sangat ketat. Namun, di balik persaingan itu, diferensiasi membuat segalanya menjadi lebih mungkin. Hanya dengan menjadi yang terbaik Anda dapat memberikan apa yang diinginkan pasar.
Sumber : kabarbisnis.com
Post By Peluang Usaha
Sabtu, 23 Maret 2013
Kisah Inspiratif dari Seorang Sahabat
Saya membuka WARNET waktu saya umur 17 Tahun, Tanpa Modal, Tanpa Keahlian dan Tanpa Punya Tempat.
- Tanpa Modal
Saya sama sekali tidak pakai modal, tapi dengan kemampuan berbicara dan meyakinkan saya mendapatkan Investor untuk membeli 4 Komputer. (Komputer Bekas dikirim dari Jakarta ke Kalimantan Timur).
- Tanpa Keahlian
Waktu itu saya sama sekali tidak tahu cara membuka warnet. Saya dulu juga pernah Rental Playstation, biasanya kalau PS itu di kasih Waktu / Timer di TV (Mati otomatis). Bagaimana dengan KOMPUTER?? (Saya cari menu-nya tidak ada).
Akhirnya saya cari alamat YM teman saya yang ada di tanggerang yang juga buka Usaha warnet (Teman ini hanya kenal via YM). Saya baru tahu bahwa ternyata saya harus punya system BILLING. Dari jarak jauh dia juga mengajarkan saya untuk memperbaiki CPU saya yang berbunyi BIP... BIP... BIP...
Saya di ajarkan membuka CPU dan melepas dan memasang kembali MEMORY RAM CPU tersebut, dan akhirnya tidak berbunyi BIP lagi. Dia juga menyarankan menggunakan layanan, aplikasi, Internet bagaimana tips nya.
- Tanpa Punya Tempat
Didepan rumah sewaan saya itu ada tempat parkir mobil (garasi) karena tidak punya Mobil, ya Udah di sulap aja jadi ruang Warnet. Kira-kira luasnya hanya 3 x 4 Meter saja :) Anda pasti bisa mengira, sempit sekali tempatnya. Tapi saya tidak boleh beralasan, Selalu cari cara.
Akhirnya, saya beli beberapa tripleks dan menyewa 3 Tukang kayu untuk mengubah garasi tersebut menjadi warnet, sekaligus membuat meja warnet sendiri.
Akhirnya warnet selesai :) Dan dari 4 komputer, kami memiliki omzet rata-rata minimal Rp 100.000 / hari. Artinya saya sudah memiliki penghasilan 2x lipat lebih besar dari gaji ayah teman akrab saya.
Saya punya alasan: Tidak Punya Modal, Tidak Tahu Internet / Komputer, Tidak punya tempat, Orang Tua belum punya modal segitu banyaknya
Tapi Kalau saya beralasan?? Terus mau jadi apa??
Kalau mau sukses, Lupakan Alasan!!
Kalau mau alasan, Lupakan Sukses!!
Pengirim: Fadly - Kalimantan Timur
Post By Peluang Usaha
Penjual Mesin Tik kini Jadi Raja Maskapai RI

Rusdi bersama saudaranya Kusnan, membangun Lion Air.
Pemilik Lion Air, Rusdi Kirana, terus mencatatkan sejarah dalam industri penerbangan. Setelah memborong pesawat Boeing senilai US$21 miliar pada November 2011 lalu dan disaksikan Presiden Barack Obama, kini ia juga memborong produsen pesawat pesaing, Airbus, senilai US$24 miliar di depan Presiden Prancis, Francois Hollande.
Dilansir Reuters, Selasa 19 Maret 2013, Rusdi Kirana adalah sosok yang sederhana dan cenderung pemalu. Sampai saat ini, ia lebih suka terbang dengan kelas ekonomi dibanding menggunakan kelas bisnis.
"Saya lebih memilih terbang di kelas ekonomi tapi hal tersebut membuat para produsen pesawat gelisah, dan saya tidak ingin membuat mereka marah," katanya seusai penandatanganan pembelian pesawat Airbus dengan Lion Air di Prancis.
Rusdi pernah menjadi sales mesin ketik buatan Amerika
'Brother' dengan bayaran US$10 per bulan. Rusdi dan Kusnan Kirana, saudaranya, bersama-sama masuk dalam bisnis penerbangan pesawat di Indonesia pada Juni 2000.
Sementara itu, dengan pesat, Lion Air berhasil menguasai 45 persen pasar domestik Indonesia dengan moto 'We Make People Fly'. Ekspansi Lion Air dengan menggandeng Airbus dan Boeing meraih perhatian dunia. Namun, perusahaan masih menghadapi kesulitan dengan citranya.
Hingga saat ini, Lion Air masih dilarang untuk terbang di Uni Eropa akibat masalah tingkat keamanan yang rendah. Rusdi mengatakan hal tersebut tidak adil. Airbus telah mengirimkan penasihat untuk membantu Lion Air agar dapat memenuhi standar keamanan Eropa.
Rusdi membantah dengan banyaknya pembelian pesawat menyulitkan keuangan Lion Air. "Selama ini kami hanya tidak ingin pamer. Tapi Anda bisa berbicara dengan para perbankan, mereka tidak akan membiayai Lion Air jika kondisi keuangan perusahaan tidak bagus," katanya.
Bahkan, ia menyatakan Lion Air akan mencatatkan diri di bursa saham pada 2015 mendatang. Hasil Initial Public Offers (IPO) tersebut akan digunakan Lion Air untuk ekspansi ke negara-negara di Asia Pasifik. Saat ini, Rusdi mengaku telah ekspansi ke Malaysia dengan membentuk Malindo Air.
Rusdi merupakan contoh CEO yang berani mengambil risiko yang tinggi agar dapat melambungkan perusahaan. Pesaingnya adalah pemilik Air Asia, Tony Fernandes, yang baru-baru ini membeli pesawat Airbus di depan Perdana Menteri Inggris, David Cameron.
Keduanya berhasil membuat para politisi dunia bertekuk lutut, namun memiliki kepribadian yang berbeda. Fernandes senang menjadi pusat perhatian orang dengan mengakusisi tim olahraga dan sering berkicau di Twitter. Sedangkan Rusdi Kirana dikenal jarang tampil di media massa. "Saya fokus dan berjuang di pasar," kata dia.
Jumat, 22 Maret 2013
5 Kiat Ampuh Sukses Bisnis Pakai Twitter
Ada yang masih bingung bagaimana sih membangun bisnis di twitter itu, ada baiknya kita mau belajar tentang twitter dan sangatlah kurang rasanya sebagai pebisnis online kita tak menguasai yang satu ini.
Berikut kiat-kiat suksesnya:
- Berbagi
Berbagi (sharing) merupakan pendekatan yang baik untuk memastikan aliran retweet dan pesan interaktif dari bisnis kita. Strategi yang memperpanjang jumlah konten dan percakapan, membuat brand yang kita bangun lebih dipercaya. Memiliki beberapa staf untuk memastikan aliran pesan di Twitter tetap mengalir juga penting.
- Nge-twit di Waktu yang Tepat
Buatlah riset untuk memahami waktu terbaik nge-twit bisnis Anda agar dibaca dan dibagi. Analisislah 199 tweets terakhir dan temukan waktu terbaik untuk mem-posting itu. Yang Anda butuhkan adalah masuk ke username Twitter dan Anda akan mendapatkan laporan empat waktu terbaik.
- Bagi Informasi Bernilai
Salah satu atribut terbaik Twitter adalah kemampuannya menyebarkan pesan kita kepada sejumlah orang dalam waktu yang singkat. Dalam hitungan detik, pesan brand kita dapat dibagi ke kelompok yang besar. Konten yang lebih bernilai, akan banyak di-retweet.
- Manfaatkan Hashtag
Untuk meningkatkan kemampuan mencari pesan-pesan Anda di dunia maya, hashtag adalah cara paling ampuh untuk mengirim konten brand Anda ke audiens yang spesifik dan luas, di luar pengikut Anda. Teliti hastag terakhir atau ciptakan hastag Anda sendiri untuk memperkenalkan update Anda. Hashtag spesifik soal hidup sehat misalnya meliputi #organik #melilea.
Berperan serta dalam hashtag stream. Mereka bisa ngetwit tentang pengalaman mereka dalam acara tersebut, me-retweet pengalaman orang lain dalam acara tersebut, dan pada saat yang tepat, tweet-lah link-link blog perusahaan Anda, update riset Anda dan tren acara itu.
- Manfaatkan URL yang Singkat
Jumlah maksimum sebuah pesan Twitter adalah 140 karakter. Ini tentu bukan ruang yang besar. Untuk mencapai secara optimal berbagi pesan dengan Twitter, coba gunakan URL yang singkat seperti http://bit.ly/ atau http://goo.gl/. Dengan URL singkat, bukan hanya kita mendapat ruang lebih luas, tapi juga dapat memanfaatkan analisis built-in seperti tingkat klik, tanggal, waktu, dan demografi.
Selamat mencoba!!
Sumber : Kompas
Post By Peluang Usaha
Langganan:
Postingan (Atom)



